Yaya · Head of Marketing · Alibaba.com · Indonesia

Selama bertahun-tahun, batu alam yang digunakan di berbagai vila, resort, dan kolam renang di Bali kerap diasosiasikan dengan Pulau Dewata. Namun, sebagian batu tersebut sebenarnya berasal dari tempat lain.
Sukabumi.
Pada 2021, pendiri CV Alam Berkah Indonesia melihat peluang dari sumber daya yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya. Batu Sukabumi, batu alam dengan karakteristik unik dan kandungan zeolit yang membuatnya memiliki daya tarik tersendiri untuk berbagai aplikasi, termasuk kolam renang. Tantangannya bukan menemukan produknya. Tantangannya adalah menemukan pasar di luar Sukabumi yang membutuhkannya.
Kini, CV Alam Berkah Indonesia telah berkembang menjadi pemasok batu alam dan produk kerajinan untuk buyer internasional. Dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan menyebutkan bahwa volume ekspornya telah konsisten mencapai sekitar tujuh hingga delapan kontainer per bulan. Perjalanan tersebut memberikan satu pelajaran penting bagi bisnis Indonesia yang ingin masuk ke pasar global, memiliki produk yang potensial hanyalah langkah pertama. Tantangan berikutnya adalah menemukan buyer yang tepat, membangun kepercayaan, dan mengubah ketertarikan pasar internasional menjadi hubungan bisnis yang berkelanjutan.
Bagi CV Alam Berkah Indonesia, Alibaba.com menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut.
Perjalanan CV Alam Berkah Indonesia bermula dari sebuah pengamatan sederhana. Sang pendiri melihat batu khas Sukabumi digunakan untuk berbagai proyek di Bali, termasuk kolam renang, vila, dan resort yang banyak dikunjungi wisatawan internasional.
Namun, ada satu hal yang menarik perhatiannya. Batu tersebut bukan berasal dari Bali. Batu tersebut berasal dari Sukabumi. Kesadaran tersebut menjadi titik awal untuk memperkenalkan Batu Sukabumi ke pasar yang lebih luas.
Pada awalnya, perusahaan menggunakan pendekatan yang cukup sederhana, email marketing dan direct pitching kepada calon buyer di luar negeri. Buyer internasional pertama mereka berasal dari Argentina, seorang kontraktor kolam renang.
Setelah itu, mulai bermunculan permintaan dari negara-negara lain. Respons pasar tersebut kemudian mengubah arah bisnis. “Saat awal kami merintis usaha ini, ternyata responsnya malah lebih tertarik dari internasional.” Daripada melihat pasar internasional hanya sebagai tambahan dari bisnis domestik, CV Alam Berkah Indonesia mulai menjadikannya bagian penting dari strategi pertumbuhan perusahaan.
Bagi banyak bisnis Indonesia, langkah pertama untuk go global bukan selalu soal membangun fasilitas baru atau menambah produk. Sering kali, tantangan pertamanya adalah menemukan permintaan.
Perdagangan B2B internasional memiliki karakter yang berbeda dengan perdagangan konsumen. Buyer dapat berasal dari kontraktor, distributor, perusahaan konstruksi, pemilik resort, atau bisnis lain yang membutuhkan produk dalam jumlah besar dan spesifikasi tertentu.
Proses pembeliannya pun dapat melibatkan diskusi mengenai spesifikasi, kuantitas, sampel, harga, logistik, hingga negosiasi yang berlangsung selama beberapa tahap. Karena itu, akses terhadap buyer yang relevan menjadi sangat penting.
CV Alam Berkah Indonesia membutuhkan cara untuk melihat di mana permintaan tersebut berada dan bagaimana produk mereka dapat ditemukan oleh perusahaan yang memang sedang mencari produk batu alam. Di sinilah mereka menemukan Alibaba.com.
Salah satu fitur yang pertama kali menarik perhatian sang pendiri adalah RFQ atau Request for Quotation. Melalui RFQ, seller dapat menemukan permintaan pengadaan dari buyer dan merespons kebutuhan yang relevan dengan produk yang mereka tawarkan. Bagi CV Alam Berkah Indonesia, pendekatan ini memberikan cara baru untuk melihat pasar internasional. Pertanyaannya tidak lagi hanya:
“Bagaimana kami menemukan buyer untuk produk kami?” Tetapi juga: “Siapa yang sedang mencari produk seperti yang kami tawarkan?”
Perbedaan ini penting. Untuk produk yang sangat spesifik seperti batu alam, potensi pasarnya belum tentu terlihat hanya dari pasar domestik. Dengan melihat permintaan dari berbagai negara, bisnis dapat memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai kebutuhan pasar dan peluang yang tersedia.
CV Alam Berkah Indonesia mengatakan bahwa mereka telah terhubung dengan puluhan calon buyer melalui Alibaba.com dan berhasil melakukan transaksi dengan buyer dari berbagai pasar, termasuk Meksiko dan Sri Lanka. Saat ini, mereka juga tengah menangani permintaan dari sebuah resort di Jamaika.
Menemukan buyer hanyalah satu bagian dari perdagangan internasional. Bagian lainnya adalah membangun kepercayaan. Buyer dari luar negeri mungkin belum pernah mengunjungi fasilitas produksi sebuah perusahaan.
Mereka bisa berada ribuan kilometer jauhnya, berada di zona waktu berbeda, dan menjalankan bisnis dengan standar serta kebiasaan yang berbeda.
Dalam kondisi seperti ini, kehadiran digital perusahaan menjadi bagian dari proses penjualan. Bagi CV Alam Berkah Indonesia, Minisite di Alibaba.com menjadi salah satu titik penting dalam membangun kehadiran tersebut. Sang pendiri mengatakan bahwa keberadaan Mini-Site membuat buyer internasional dapat melihat profil dan produk perusahaan secara langsung, sehingga membantu membangun kepercayaan ketika berkomunikasi dengan calon buyer.
Ini mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam perdagangan B2B. Kunjungan pertama ke sebuah pabrik kini tidak selalu dimulai dengan datang secara langsung. Bisa jadi, kunjungan pertama terjadi secara online. Buyer menemukan supplier, melihat produk, mempelajari informasi perusahaan, melihat visual produk, dan memulai percakapan sebelum kedua pihak pernah bertemu secara langsung.
Bagi bisnis yang sedang membangun pasar internasional, kehadiran digital tersebut bukan sekadar katalog.
Itu adalah kesan pertama.
Saat ini, CV Alam Berkah Indonesia tidak hanya menawarkan Batu Sukabumi. Portofolionya juga mencakup black lava stone, limestone, serta berbagai produk kerajinan.
Dengan portofolio yang lebih luas, perusahaan dapat memenuhi kebutuhan buyer internasional yang beragam. Pasarnya pun semakin berkembang.
Menurut perusahaan, permintaan yang tinggi saat ini datang dari sejumlah pasar di Asia dan Amerika Latin, termasuk Filipina, Thailand, Meksiko, dan Brasil. Namun, ekspansi tersebut bukan sekadar memilih negara dari sebuah daftar.
Setiap pasar memiliki kebutuhan yang berbeda. “Setiap negara itu mereka punya permintaan tersendiri.” Inilah salah satu karakter penting dalam perdagangan B2B global.
Go global bukan sekadar menerjemahkan katalog produk ke bahasa lain. Bisnis perlu memahami apa yang dicari buyer di setiap pasar, bagaimana kebutuhan tersebut berbeda, dan apakah perusahaan mampu memenuhi spesifikasi serta ekspektasinya.
Seiring pertumbuhan bisnis, pemanfaatan Alibaba.com oleh CV Alam Berkah Indonesia juga berkembang melampaui pencarian buyer. Sang pendiri menyebut beberapa fitur yang kini membantu aktivitas bisnis mereka, termasuk KWA, Smart Assistant, fitur AI, dan messaging.
KWA membantu meningkatkan exposure produk kepada buyer yang sedang mencari produk relevan. Sementara itu, berbagai fitur Smart Assistant dan AI dapat membantu seller dalam aktivitas seperti pembuatan deskripsi produk dan pengembangan visual.
Bagi bisnis dengan tim yang tetap lean, dukungan seperti ini menjadi semakin relevan. Karena ketika bisnis mulai menjangkau pasar internasional, pekerjaan yang perlu dilakukan juga ikut bertambah.
AI tidak menggantikan hubungan bisnis antara seller dan buyer. Namun, teknologi dapat membantu mengurangi pekerjaan operasional di balik hubungan tersebut. Bagi CV Alam Berkah Indonesia, fitur AI Alibaba.com telah membantu mereka membuat deskripsi produk sekaligus menghasilkan variasi gambar produk yang lebih beragam.
Salah satu indikator paling nyata dari perkembangan bisnis CV Alam Berkah Indonesia bukan hanya jumlah negara yang berhasil dijangkau, tetapi juga skala ekspornya. Menurut sang pendiri, kapasitas perusahaan saat ini telah mencapai sekitar delapan kontainer per bulan. Dalam beberapa bulan terakhir, volume tersebut telah konsisten berada di kisaran tujuh hingga delapan kontainer setiap bulan.
Angka tersebut menunjukkan perubahan yang cukup jauh dari awal perjalanan perusahaan, ketika mereka masih memperkenalkan produk lokal kepada calon buyer luar negeri melalui email marketing.
Perjalanan CV Alam Berkah Indonesia memperlihatkan perbedaan antara memiliki produk yang dapat diekspor dan membangun bisnis ekspor.
Yang pertama membutuhkan produk yang memiliki permintaan. Yang kedua membutuhkan sistem yang dapat membantu bisnis menemukan permintaan, memperkenalkan produknya, membangun kepercayaan, berkomunikasi dengan buyer, dan menangani peluang bisnis secara konsisten. Bagi CV Alam Berkah Indonesia, Alibaba.com menjadi salah satu bagian dari sistem tersebut.
Kisah CV Alam Berkah Indonesia pada akhirnya bukan hanya tentang batu alam. Ini adalah cerita tentang akses ke pasar. Perusahaan tidak memulai dengan brand global yang sudah dikenal.
Mereka memulai dengan sebuah produk dari Sukabumi. Buyer internasional pertama mereka berasal dari Argentina. Kemudian, pasar mereka berkembang ke berbagai negara lain. Seiring bertambahnya permintaan, bisnis juga membangun kapasitas untuk melayani pasar internasional dalam skala yang lebih besar.
Bagi bisnis Indonesia yang sedang mempertimbangkan ekspor B2B, ada beberapa pelajaran yang dapat diambil.
Produk yang memiliki potensi global tidak selalu berasal dari brand yang sudah terkenal di dunia. Terkadang, keunggulannya justru berasal dari sumber daya, kemampuan produksi, proses, atau produk yang sudah tersedia secara lokal, namun belum diperkenalkan kepada audiens internasional yang tepat. Bagi CV Alam Berkah Indonesia, Batu Sukabumi adalah titik awalnya.
Daripada hanya menebak negara mana yang mungkin membutuhkan sebuah produk, bisnis dapat menggunakan berbagai tools untuk melihat aktivitas sourcing dan mengidentifikasi peluang yang relevan. RFQ, misalnya, memungkinkan seller menemukan permintaan buyer yang sesuai dengan produk mereka dan merespons peluang tersebut.
Bagi buyer internasional, interaksi pertama dengan supplier bisa sepenuhnya terjadi secara online. Karena itu, product listing, informasi perusahaan, visual, dan kredibilitas digital bukan sekadar elemen marketing. Semuanya merupakan bagian dari perjalanan penjualan.
Menjual ke pasar internasional dapat menciptakan kompleksitas operasional dengan cepat. AI dan berbagai digital tools dapat membantu bisnis menyederhanakan aktivitas seperti pembuatan konten, optimasi produk, komunikasi dengan buyer, hingga pengelolaan peluang. Dengan begitu, tim dapat lebih banyak berfokus pada percakapan dan keputusan yang membutuhkan sentuhan manusia.
Perjalanan CV Alam Berkah Indonesia tidak terjadi hanya karena satu buyer atau satu kampanye. Perjalanannya berkembang dari outreach awal, menemukan permintaan internasional, membangun hubungan dengan buyer, memperluas pasar, hingga meningkatkan volume pengiriman. Begitulah perdagangan B2B global bekerja. Order pertama membuktikan bahwa ada permintaan. Namun, proses ekspor yang konsistenlah yang mengubah peluang tersebut menjadi bisnis.
Bagi bisnis Indonesia, dunia penuh dengan buyer yang sedang mencari produk yang mungkin belum pernah mereka temukan sebelumnya. Tantangannya adalah memastikan mereka dapat menemukan Anda. CV Alam Berkah Indonesia memulai perjalanannya dengan sebuah produk yang berasal dari Sukabumi.
Kini, Batu Sukabumi tersebut menjadi bagian dari bisnis internasional yang menjangkau buyer di berbagai pasar.
Kisah ini menunjukkan bahwa perjalanan menuju pasar global tidak selalu harus dimulai dengan melihat jauh ke luar.
Terkadang, perjalanan tersebut dimulai dengan melihat lebih dekat apa yang sudah kita miliki, kemudian menemukan cara yang lebih baik untuk membawanya ke dunia.
Ingin mulai menjangkau pasar internasional Anda sendiri? Alibaba.com membantu bisnis B2B Indonesia membangun kehadiran global, terhubung dengan buyer internasional, dan mengelola berbagai tahap perjalanan ekspor dalam satu platform.
Go Bigger. Go Smarter. Go Further.
Bergabung dengan platform sourcing 200 juta+ pembeli global dan mulai perjalanan ekspor Anda

Platform perdagangan lintas batas B2B terkemuka di dunia, membantu bisnis berkembang secara global.